Malamku, dapatkah menjadi malammu abadi? Katanya..

….,

Tak pelaknya wanita diisi oleh logika dan tertutupi luapan perasaan.

Malam semakin hari semakin jahat. Tak ayalnya seorang pendoa terbaik mendapati beberapa sandungan, Ia harus terus berdoa semoga dijauhkan dari kesedihan dan mara bahaya. Pengembara jalanan haus mengharuskan diri mencari segera segara air mengguyur dahaga yang kering.

Logika tak bermain saat bahagia-terlalu-bahagia, jua sebaliknya logika tiada guna, jika sendu-terlalu-sendu.

Malam begitu nampak jelas jahat, menjauhkan sejenak dari belantara hutan hujatan informasi yang banyak menghakimi sekitar. Iya! ladang informasi selama beberapa saat untuk membuatnya semakin jernih, membiarkan segenap pemikiranmu disusuti berbagai alasan tentang pilihan. Pilihan berbagi, penentuan pilihan, pilihan mewarnai, menggambar hari dan mimpi.

Biarkan setiap relung terisi ratusan hingga ribuan pertengkaran : pergolakan logika dan perasaan. Lihatlah kelak, lihatlah kemudian siapa yang menang, me-menangkan, me-nenangkan dan menjadi pilihan si juara pemikiran.

Kaum hawa.

Penantian itu tiada henti, tertelusuri hingga tertambat pelosok. Aku percaya bahwa satu alam berbicara sebagai perantara pesan Tuhan dan diri. Menunjukkan dan menguatkan kemana arah tujuan, mempersembahkan keindahan cara penyampaian pesan. Ini cara-Nya menyentuh dengan berbagai sinyal pesan kepada diri. Tunjukkan sekali lagi, angin segar menyambut dan saling menyentuh masing kalbu hati  dan kelak abadi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.