BunSay4 JaTim2 | Pra BunSay 1 | Daily Activity

“Ibu – ibu, mana suaranyaaa?”

Horeeee naik kelas. Alhamdulillah bisa bergabung dengan program Bunsay#4 JaTim2 beberapa waktu lalu. Nah, naik level ke kelas Bunda Sayang ini adalah tantangan tersendiri. Beneran loh. Ajaibnya, kelas ini hanya diperuntukan bagi beberapa peserta aja. Hayuklah berang-berang makan ketupat, cuuuzzzzz.. Semoga selalu bisa memberikan pencerahan untuk diri sendiri dulu yang utama.

Ohya sebelum masuk ke level Bunda Sayang, peserta akan terseleksi dengan sendirinya melalui tugas perkuliahan Matrikulasi ya. Seleksi alam, sodara – sodara. Makin rajin dan on time kirim tugas, makin besar peluang naik kelas. Tuh, udah satu tips untuk yang mau ikutan dan terangkut di kelas – kelas tinggi IIP.

Banyak tugas unik yang diberikan kepala suku, kalau dilihat memang selain membuat perempuan semakin produktif, juga banyak merevisi pemikiran dan kegiatan kita sehari-hari. Ngga ada salahnya kan menduplikasi hal positif dari sekitar.

anyaenya_iip_bunsay

Sibuk di Bunda Sayang

Ini dia tugas pertama saya di Bunsay: My Daily Activity. Sebenarnya sudah biasa juga membuat to do list di buku kecil, tapi seringnya dibuat secara random dan tidak spesifik. Dengan adanya tugas ini membuat saya sadar, ternyata eh ternyata kegiatan area domestik itu meski kecil – kecil tapi banyak ya. Selain itu, sebaik-baiknya to do list adalah proses pengerjaannya! ACTION SAYANG, ACTION!! Ngga lagi deh menunda – nunda waktu, karena jika satu list tertunda, list lain bisa bergeser.

Kalau mem-flash back 3 tahun ke belakang rasanya to do list saya lebih rumit dari ini, 24 jam itu tidak cukup mewakili untuk melengkapi kegiatan harian. Bersyukur 1 (satu) tahun belakangan kegiatan dalam to do list sudah mulai normal. Yipiiiw! Selamat berkonsistensi ria.

anya.diahkurnia | Assignment#1 | Daily Activity

anyaenya_dailyplanner

Jangan Gaptek dong, pleaseeee.

Karena pembelajaran di kelas Institut Ibu Profesional ini menggunakan platform online, jadi kita dituntut untuk cepat beradaptasi dengan media yang digunakan oleh tim penggodoknya. Nggeh bu, kulo manut mawon. Secara tidak langsung peserta di dalamnya diarahkan tim untuk sigap dan mau-ga-mau dituntut untuk jangan gaptek (gagap tekhnologi) dong, pleasseeee.

Satu kebaikan yang saya perlu tiru adalah meski kita tidak mengenal dekat satu-sama-lain, namun bala pertolongan perihal tugas udah pasti jadi makanan sehari – hari yang bisa kita lihat di kelas itu. Kental banget dengan sense saling tolong-menolongnya, kira – kira adaptasi Pancasila sila keberapa tuh? Mulai dari pembuatan foto yang kudu disetor oleh setiap peserta atau pengerjaan tugas mingguan. Ada yang diguide by group, ada juga yang diguide via japri. Semuanya dilakukan melalui online.

Nah, salah satu media belajar yang digunakan adalah Google Classroom. Gonjang-ganjing kehebohan biasa terjadi menjelang deadline tugas. Nah loh, ini seru banget. Kepala tim akan memberikan tugas mingguan melalui Google Classroom. Alhamdulillah, ngga pake lama untuk adaptasinya dari kelas awal matrikulasi beberapa bulan lalu. Kotak kelas akan bertambah seiring naiknya level si peserta ya. Kebayang kan serunya tugas – tugas peserta ini.

anya.diahkurnia | Google Classroom | Institut Ibu Profesional

Google Class

Okeh, jadi sugestinya apa hari ini, Nya? My best consistence is action. Good luck.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.