BunSay4 JaTim2 | Melatih Mandiri | Level2Day1 | Beberes Mainan #1

Level Bunda Sayang bergeser ke Babak selanjutnya. Semua Mamak manggung lagi untuk menghidupkan produktivitas bersama keluarga. Semangat!

“Tidak masalah seberap lama kamu lambat melakukannya, asalkan kamu tidak berhenti.” ~Confucius

Saya rasa tidak ada kata berhenti untuk menumbuhkan segala hal dalam keluarga, termasuk meningkatkan kemandirian kepada anak – anak. Siapa lagi yang akan berperan menggandeng anak kita kecuali oleh tangan kita sendiri. Menguatkan diri si Mamak.

Hari pertama ini, saya mengawali permainan Bunda Sayang bertema Melatih Kemandirian dengan mengajak Kakak dan Adek untuk membereskan mainan yang sudah ditumpahkan ke lantai. Tidak ada batas dalam mengeksplorasi kebisaan mereka. Sebenarnya permainan di minggu pertama ini ditargetkan untuk si Kakak, tapi mungkin sugesti dari percakapan saya justru kena ke Adek. Beginilah storynya:

Bund : ‘Kakak, paling suka baca buku ya? Bund senang deh liatnya. Karena dari pagi sudah baca dan mainan, Kakak mau ya bantuin Bund beresin mainannya.”

Kakak : Tidak bergeming masih sambil asik buka buku dan teriak – teriak nyanyi ngalor – ngidul.

anyaenya-com_melatihkemandirian_day11
Detik-detik bro-sist kreatif acak-acak ruangan. MasyaAllah. Untungnya saat artikel ini dipublish, penyimpanan mainan sudah bukan di ruang TV ini lagi.

Bund: Karena ngga mau kehilangan moment, akhirnya Bund ajak Kakak turun dari sofa untuk mencontohkan taro buku, “Nah kalo udah selesai baca buku sama mainan, bukunya wajib dirapikan ya. Disini bukunya.” Sambil mengulang ajakan yang sama untuk kedua dan ketiga kalinya, tapi Kakak masih belum mau.

Bund : Kakak terlihat ogah diusik baca buku dan lari ke depan. Nah, tanpa disangka justru si Adek yang berdiri di belakang Bund daritadi lebih sigap untuk angkut – angkut mainannya meski lebih heboh dengan teriak. Beginilah keluarga hebohku, sepertinya dari pagi apa aja serba teriak. Hahahaha.

Bund : “Wah, makasih banyak Adek. Legonya dimasukkan ke meja lego ya kalau habis main. Yawda kalo gitu Adek aja yang bantu Bund ya. Makasih sayang.” Dan Adek sambil nyanyi abcd versinya sendiri sambil teriak heboh.

Hari ini pointnya adalah meski sebenarnya dalam penerapan beberes mainan malah salah target dan belum tepat sasaran ke Kakak tapi justru catch target ke Adek, sejauh ini pemberian sugesti memang lebih tepat dibarengin dengan tindakan supaya anak lebih mengerti arahan Mamak. Jangan patah semangat, besok coba lagi ulangi ulangi ulangi. Okelah, seminggu ke depan berarti Mamak ganti personal target permainan ke Adek ya.

Seperti biasa saya melengkapi artikel ini dengan dokumentasi foto dan video klik disini. Terimakasih dunia Mamak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.