2. Melatih Kemandirian,  BUNSAY#4 JATIM2,  Institut Ibu Profesional

BunSay4 JaTim2 | Melatih Mandiri | Level2Day5| Beberes Mainan #5

Welahdalah, tugas BunSayku ter-skip kegiatan internasyenel yang tetiba padat. Meski gitu, setiap pagi atau malam selalu sempatkan waktu untuk konsisten latih kebisaan Adek. Alhamdulillah krucil satu ini sudah mulai berangsur sehatan meski suara masih parau seperti habis konser.

“Orang dewasa dapat membuat perang, namun anak-anaklah yang menciptakan sejarah kehidupan.” – Ray Merrit, penulis buku ‘Full of Grace’

 

anyaenya-com_melatihkemandirian_day5_a
Masya Allah, yang baru aja sembuh udah aktif lagi. Tabarakallah.

Yuklah kita buat sejarah kecil lagi untuk Adek, seperti kesempatan malam ini setelah kegiatan Mamak selesai, waktunya kiddos time sebelum tidur dan alhamdulillah Adek sudah sehatan dan mulai main bareng lagi.

Bund: “Adek alhamdulillah udah sehatan ya. Wah, masih suka main lego sama boks-nya nih. Belum bosen berarti ya. Sama seperti biasa.”

Sambil dengar Adek mengucapkan dengan jelas alphabet ABCD hingga Z, meski masih tidak urut dalam lafaznya.

Setelah panjang lebar temani beryanyi, Mamak mencoba sekalian tes Adek berhitung dan bermain tebak warna lego. Sampai pada akhirnya sudah mengantuk, dan Adek seperti malas membereskan mainannya dari atas kasur.

Bund : “Dek, sebelum bobo ingat ya beres – beres mainan dulu. Supaya kasurnya rapih, Adek sama Kakak bobonya jadi enak.”

Dan, Adek sibuk sendiri.

Sudah beberapa kali dicontohkan dan diberikan sugesti Adek tetap umek sendiri, finally Mamak menyerah untuk bereskan sendiri. Membiarkan Adek sesaat untuk mengikuti keinginannya terlebih dulu. Okelah, sejarah hari ini adalah Adek justru tidak membereskan mainan, it’s okey Adek masih ada besok kita coba lagi ya. Sekian dan selamat malam dari Pare.

Leave a Reply

%d bloggers like this: