(Kemarin) Demotivasi..

Ini nih, ini..

Dari tiga puluh hari kalender masehi yang ditapaki, dua puluh tujuh harinya selalu on fire dan sisa hari bisa jadi secara random tetiba ‘demotivasi’ attacked. Seada-adanya. Begitulah si Anya, perempuan juga manusia selalu berusaha survive melalui tahapan up and down feeling-nya.

Kalau udah stuck khawatirnya terlena, tapi ngga bisa dibiarkan jamuran. Kedelai kena fermentasi ragi tempe masih OK bisa jadi tempe kriuk, lah perempuan berkepala tiga beranak dua gini terserang hawa stuck bisa terbengkalai rentetan to do listBecause my heart (life) must go on kalo kata tante Celine Dion eta mah. Akhirnya kudu cepet – cepet move on dari jeratan rasa yang pernah ada, eh salah maksudnya move on dari si feeling stuck.

Cari Penyebab??

Udah deh, prosedural banget siy sampe ngulik cari penyebabnya. Kadang tuh emang ya ada beberapa hal yang kita ngga perlu tau-tau banget unsur penyebabnya meski udah digali. Jadi, nikmati aja dulu masa demotivasinya, sehari dua hari aja please.

Berkeras diri ceritanya. Iya, cukup sebentar aja karena kudu back on track. Dari jungkir balik baca buku, main sama anak, guyonan ke tempat kerjaan, ngobrol sama itu dan anu, nonton atau baca jokes of the day. Ini namanya strategi memompa mood ke level aman. Tapi kalau memang cuma bisa geleloran alias leye – leye di atas kasur ya sah – sah aja dong.

Piknik Yuk!

Jangan – jangan emang dasar kurang piknik aja. Piknik itu bisa diartikan jalan – jalan kan ya, ini juga udah loh.

Ngga susah emang deh bikin perempuan satu ini bahagia ngeteh di pinggir sawah sekarang tuh berasa my best quality time with my own self banget, asal jangan diatas jam tujuh pagi aja, udah panas shaaay. Alternatif lain, pergi ke tempat toko bunga atau tanaman bisa bikin super happy. Se-simple ini sekarang. Menambah deret kesukaan sah-sah aja dong. Sah Mbakayu, SAAAAAAAH.

Be Big Grateful alias Banyakin Bersyukur

Ngga ada obat yang paling manjur kecuali “pentokin aja semua ke Allah”. Akhirnya, mengakui ini IYA banget. Ngga ada yang ngga ajaib kalau datangnya dari Dia, salah satunya dengan banyakin bersyukur aja sama Gusti nu Agung.

“Ketika merasa mentok, Allah lagi Allah terus. Dia Maha Pembolak Balik Segalanya. Inget itu, Nya.” Berusaha membuka ingatan dari ucapan si kawan karib ‘Lediana’ yang selalu ada saja quote of the day-nya.

Ledi, sahabat seperjuangan dalam dunia repertoar ajang fashion week dulu dan entah memasuki chat yang keratusan kalinya untuk ngobrol apa aja, utamanya kerjaan di dunia wirausaha.

Meski kadang sering kali justru saya yang menghilang dan tetiba kembali dengan dahaga yang terlalu haus dalam chat atau panggilan sayang di telfon. Dia kandidat “dakocan” tertinggi di kala hilang waras. Love at the first sight sama perempuan juragan Sate Madura satu ini, tujuh detik pertama saya tepat “she is good advisor di usianya. Dipaksa mateng lebih cepat di pohon doi.

anyaenya.com_demotivasi
Perjalanan Tol Surabaya – Kertosono

Ojo Dumeh, Sing Eling lan Waspodo

وَعَسَىٰ أَن تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَّكُمْ ۗ وَاللَّـهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS. Al Baqarah: 216).

Mencoba memahami dan menelan quote yang seliweran di rambatan instastory.

Direnungkan baik – baik, bisa jadi anakmu yang berisik adalah impian orang yang sedang berusaha memiliki keturunan. Bisa jadi pekerjaanmu saat ini adalah dambaan para pengangguran. Bisa jadi rumah kecilmu adalah impian orang yang belum memiliki istananya sendiri. Bisa jadi dari rasa syukurmu tersembunyi kesombongan, maka teruslah membumi karena kamu bukanlah apa – apa. Ojo dumeh, Ndok. Sing eling lan waspodo mawon.

Beruntungnya demotivasi attacked membuat saya jadi lebih tersadar, merefleksi diri dan think twice tentang banyak hal. Banyak mapping lagi, Alhamdulilah jadi banyaklah ide. Karena memang semangat itu bukan dari siapa – siapa, kecuali dari pikiran kita sendiri.

Jadi bagaimana dengan demotivasi?? Ya, sah-sah aja. Sah Mbakayu SAAAAAH, asal pinter akalinya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.