BunSay4 JaTim2 | Game Level 4 | Aliran Sayang | Memahami Gaya Belajar Anak

Gimana pengamatannya selama berhari – hari? Apakah masih belum puas melatih dan meraba kecenderungan gaya belajar anak – anak dengan tepat? Kira-kira mereka bergerak kearah mana?

Iya, saya adalah salah satu diantara sekian banyak Bund yang merasa belum puas mengobservasi anak-anaknya. Masih selalu penasaran melatih dan menemukan arah gerak peminatan di sela kegiatan Bro Sist Bersaudara.

Kalau ada istilah iklan “Buat Anak ko Coba – Coba”, mungkin ini kurang berlaku bagi Bund dalam hal mengeksplorasi gaya belajar anak – anak belakangan ini. Yang ada, COBA TERUS COBA LAGI. Apalagi ketika anak terlihat kurang antusias dengan stimulus berupa mainan/kegiatan dari Bund, langsung muncul dalam benak untuk bilang “Sabar, ayo coba terus pancing Bund.” Langsung ada aja idenya muncul untuk trik mancing. Hehehe.

Kemudian saya teringat sesuatu, izinkan saya bercerita sedikit.

Pada usaha yang saya bangun, kami memiliki salah satu program bernama Training of Teacher sebut saja pelatihan bagi para pengajar. Dimana didalamnya, peserta tidak hanya duduk belajar namun berkesempatan mengembangkan pemetaan belajar dengan trik mengajarkan kembali materi kepada peserta lain di kelas. Sistem learning by teaching ini dirasa akan memberikan dampak yang sangat power full terhadap kemampuan belajar.

Hal ini juga yang kemudian kembali menyadarkan Bund. Sebelum memberikan stimulus sebaiknya Bund memastikan sudah mencoba dan tahu betul mainan/kegiatan yang akan digunakan/dilakukan, melihat kembali apakah hal tsb sudah tepat guna untuk membantu mengembangkan kemampuan anak, melihat lagi-dan-lagi ke anak – anak apakah mereka nyaman.

Ini semua perlu dipahami oleh Bund sebagai pemberi stimulus, karena semakin tahu kebutuhan anak maka anak akan menyerap manfaat permainan/stimulasi dari Bund lebih cepat dan baik.

Kemudian hasilnya bagaimana?

Bund tidak bisa langsung melabel saklek gaya belajar Kakak, karena anak masih terus tumbuh dan berkembang. Namun dari hasil pengamatan selama beberapa hari dengan ini menyimpulkan Kakak memiliki kecenderungan kombinasi maksimal belajar di visual dan auditori.

Dan apakah konsep tantangan kali ini berhasil, Bund? Iya, alhamdulillah kegiatannya berhasil fokus di 80% sesuai konsep, sisanya bersifat dadakan dan improvisasi. Semangat.

___________________________________ Terimakasih atas apresiasinya Institut Ibu Profesional:

BADGE DASAR - LV. 4 - MENGAMATI GAYA BELAJAR ANAK
BADGE DASAR – LV. 4 – MENGAMATI GAYA BELAJAR ANAK

BunSay4 JaTim2 | Game Level 4 | Memahami Gaya Belajar Anak | Kembali ke Pangkuan Buku Bacaan #10

Dari beberapa tulisan tugas episode kali ini ada yang pernah dibuat / diketik di atas pesawat, di atas kereta sampai di atas gojek. Ya kalau di atas tempat tidur mah sering banget bahkan kadang sampai ketiduran, terus kelupaan setor saking enaknya udah berangkat ke kayangan mimpi indah.

Tapi bukan itu yang mau diangkat ke permukaan, mau dimana pun menulisnya semoga ngga melunturkan kewajiban Bund satu ini untuk setor tugasnya ya. Nyemangatin diri sendiri.

Semangat ini sama dengan semangatnya anak – anak yang menjadi target utama observasi karena setiap harinya mereka selalu punya energi terbarukan untuk dilihat, dicermati. Energi yang ngga pernah ada habisnya.

Buku, Andalan Tempat Kakak Kembali Pulang

Seperti setiap harinya, meski banyak bahan stimulasi yang diberikan untuk Kakak pada akhirnya Bund menyadari buku adalah salah satu andalan Kakak untuk selalu kembali pulang dari hobinya yang lain.

Buku – buku bacaan yang tersedia di rak bukunya, baik yang dia pahami atau tidak  Kakak akan selalu menggenggam satu buku bacaan sebelum tidur dan menyodorkan dihadapan Bund untuk dibacakan. Ya, lebih tepatnya dongeng sebelum tidur.

Belum lama Bund menghadiahkan satu seri buku yang terdiri dari judul Maaf, Tolong dan Terimakasih. Pemeran utama di dalamnya adalah Cican dan Cini. Kali ini, Kakak selalu membawa ketiganya bukan hanya satu dihadapan Bund. Iya, mau-ga-mau dibacakan ketiganya. Bund tidak ahli dalam mendongeng, tapi diupayakan pesan di dalam buku tersebut dipahami Kakak. Semoga istiqomah dalam hal satu ini. Bismillah.

Terimakasih Kakak atas kerjasama dan antusiasnya dalam perbukuan, dan sense auditori dan visualnya bermain sekali dalam hal satu ini.

anyaenya.com_bunsay_memahamigayabelajaranak_day10
Masya Allah, semoga hobi membacanya menjadi hal yang long term hingga ratusan tahun ke depan. Aamiin.

Dear Kakak, being grateful in your experience of read a book and by the times you will realize that Allah inside in every single thing / Kakak sayang, bersyukurlah dari pengalamanmu membaca buku dan berjalannya waktu kamu akan menyadari Allah ada di dalam setiap hal.