BunSay4 JaTim2 | Game Level 4 | Memahami Gaya Belajar Anak | Mengenal Toddler Gym #9

Hari ini adalah hari pertama Kakak mencoba kegiatan trial class di Rockstar Gym di Lippo Mall Kemang. Karena tiba di lokasi sudah siang sekitar jam 12 siang, jadi Kakak hanya mengikuti 2 kelas percobaan yang tersedia.

Melatih Fisik sambil Bermain

Di ruangan yang penuh dengan anak – anak seusia  Kakak atau dibawahnya, ada yang masuk di kelas dancing, ballet, baby walker, toddler gym, dan masih banyak program. Ngga luput juga banyak orang tua yang mengantar anaknya dan stand by duduk di ruang tunggu sambil melihat kegiatan anak – anak di dalam ruang kaca, duduk memantau atau sambil makan dan minum.

Kesempatan kali ini Kakak masuk ke dalam kelas pertama adalah toddler gym, lagi-dan-lagi mencoba Kakak untuk bermain sambil berolahraga. Karena masih trial class jadi ditemani Bund ke dalam kelas. Kelas tersebut dipandu oleh dua coach yang sudah handal dibidangnya. Kegiatan ini terbagi dalam beberapa step, dari pemanasan, permainan inti sampai ke pendinginan. Arahan coach juga sangat bagus untuk melatih anak mengenal team work dan budaya antri.

Bagaimana dengan Kakak? Awalnya masih malu, sampai akhirnya dia mau mengikuti arahan coach sambil sekali-dua kali memanggil nama Kakak, “Alo, come on join, Alo come on.” Panggil coach yang mengenali identitas anak dari name tag yang ditempel di dada kanan Kakak tertulis ALODIA.

Kemudian Kakak mulai bergabung dengan ke-enam temannya dalam satu grup, mengangkat holla hop besar secara bersamaan memindahkan dari satu tempat ke tempat lain. Setelah coach memberi arahan, anak – anak mulai mengikuti dari berjalan diatas tiang sambil merentangkan kedua tangan, melompat, berguling seperti roll egg, merayap sampai berjalan dengan gaya bear walk. Latihan ini diulang terus sampai 3-4 kali oleh setiap anak. Alhamdulillah, meski Kakak kadang masih sering potong jalur perlahan mulai mengikuti instruksi.

Senangnya melihat Kakak bergerak bebas, tapi lumayan ngos-ngosan ya mengikuti aktifnya anak – anak ini. Beruntungnya, meski sebentar tapi usahakan banget jogging pagi, kalau ngga waduh ngga kebayang bisa encok ikutan tandem di dalam kelas toddler gymnya anak – anak. Hahahaha

Alhamdulillah, hari ini komplit mempelajari visual, auditori dan kinestetik Kakak.

anyaenya.com_bunsay_memahamigayabelajaranak_day9
Masya Allah Tabarakallah.

BunSay4 JaTim2 | Game Level 4 | Memahami Gaya Belajar Anak | Olahraga Yuk! #8

Mengosongkan waktu luang untuk bermain kegiatan fisik bersama anak di luar rumah adalah salah satu agenda Bund ketika di Jakarta. Karena sadar betul belakangan Bro Sist Bersaudara hanya sibuk bermain di rumah, kesempatan nih saat mudik pasti banyak kegiatan anak yang menyenangkan sekaligus membawa keduanya supaya ngga malu – malu untuk ketemu orang banyak.

Lari, Loncat dan Bermain

Nah, awal Desember 2018 kemarin sengaja krucil dimasukkan ke dalam kegiatan olahraga yang fun namanya Funletics Early Age, sebenarnya ini adalah kegiatan fisik untuk anak usia 1,5 – 2 tahun. Tapi karena Kakak ngintil akhirnya diikutkan keduanya masuk ke dalam lapangan futsal yang jadi arena olahraga siang itu.

Kegiatan olahraga untuk si anak ini penting banget ya ternyata, selain membuat sense motorik anak berkembang juga memahami intruksi step-by-step dari arahan coach yang semangat banget mengarahkan anak.

Meski keduanya masih malu – malu bergerak bebas, Coach memberi arahan untuk terus membuat anak bergerak di ruang bebas supaya terus terlatih dan pesannya kalau mau anak menyukai kegiatan olahraga kudu diawali orang tunya dulu yang suka berolahraga jadi putra-putri di rumah bisa meniru. Pesan penting ya ini.

Ini benar – benar fun, selama kurang lebih satu jam anak – anak dibuat bergerak dalam 4 materi olahraga, diselanya tentu ada istirahat. Karena ini baru permulaan, jadi Adek dan Kakak masih malu – malu bergerak setelah kurang dari setengah jam ternyata keduanya melirik arena playground yang tidak jauh dari arena indoor futsal tersebut. Jadilah mereka merengek, lari dan masuk ke playground. Dasar krucil.

Ya, memang bund perlu menahan diri dan tidak perlu memaksa anak – anak supaya menyukai sesuatu.Bagian yang terpenting anak – anak sudah diperkenalkan dan dicoba lagi kemudian, pada akhirnya anak – anak yang menentukan mereka suka atau tidak.

Hore, hari ini banyak belajar kegiatan fisik dan memainkan semua peran audiori, visual sampai kinestetiknya. Maksimal sekali.

anyaenya.com_bunsay_memahamigayabelajaranak_day7
Masya Allah, foto ini diambil disela waktu istirahat kegiatan olahraga. Tabarakallah.