BunSay4 JaTim | Game Level 8 | Day 7 | Cerdas Finansial | Ketemu Celengan Lagi

Masya Allah Tabarakallah.
Masya Allah Tabarakallah.

Wahai, mama – mama onlineku ada yang pernah ngalamin ngga? Emak nyiapin ABCZ ternyata anak cuma mau melakukan hal yang dia mau aja. Dari lubuk yang paling dalam sebenarnya ingin mengajarkan ini – itu kepada krucil namun apadaya Kakak sepertinya lebih antusias pegang celengan, yawda kalau gitu fokus garap di nabung celengan aja deh ya.

Dan hari ini masih dengan menanbung uang kertas yang konsepnya mengajari kembali sekali lagi manfaat rajin menabung, teknik cara lipat kecil supaya bisa masuk ke dalam lubang celengan sampai menyisihkan recehan dan uang lembar 2000an kali – kali Kakak tetiba berinisiatif sendiri tanpa arahan.

Menurut Bund, membriefing Kakak memang susah – susah gampang perlu waktu dan kesempatan yang cukup nyaman & relaks bagi Kakak supaya dia mengerti arahan Bund. Karena disaat seperti itu Kakak akan mudah mencerna maksud Bund.

Persis seperti pagi ini, setelah selesai mandi dan nyemil snack dia berinisiatif mengambil celengan yang memang diletakkan disisi lemari mainannya. Benda pemancing adalah kotak kaleng kecil berisi krincingan dan beberapa lembar uang kertas. Ajaib kecil – kecil sudah ngerti duit. Hahahahaha. Dan berhasil masukan uan ke dalam celengan. Sekian.

 

 

 

BunSay4 JaTim | Game Level 8 | Day 6 | Cerdas Finansial | Hobby Baru : Menunggu Tukang Sayur

day6_b

Masih nyambung dengan kegiatan Kakak sebelumnya, beberapa kali tertarik untuk coba jajan hanya pada saat Bund membeli sayur di tukang sayur yang kerap lewat setiap menjelang siang dengan motor yang hampir membawa segala kebutuhan dapur.

Kakak kerap membuntuti supaya mendapat kesempatan ikut keluar pagar dan pasti dimulai dengan menyapa Mba Tukang Sayur “Haiiii, beliiii.. beliiii..”

Siang kemarin, Mba Sayur belum juga muncul karena seperti biasa jadwal kadang bisa maju mundur 10 sampai dengan 15 menit, mungkin tergantung ramai atau tidaknya pembeli sebelum mengarah ke daerah kami. Alhasil, Kakak bersiaga untuk standby menunggu kedatangan jajanannya. Hahaha.

Sambil main dan membentengi pagar adalah modus Kakak supaya ia bisa memberi kode ke Bund kalau – kalau Mba Sayur datang dengan membunyikan klaksonnya di depan rumah. Bocil rupanya sudah bisa punya seribu cara ya supaya bisa ikutan jajan.

Kali ini Kakak menurunkan beberapa keranjang besar Bund yang biasanya dijadikan tempat bantal sofa di dalam rumah. Ayo keluarin semua, keluarin semua aja Kak. Padahal di dalam rumah udah amburadul mainannya serba dikeluarkan dari box. Hahahaha. 

Setelah diperhatikan selama beberapa menit, ternyata Kakak sedang asik bermain seolah ia sedang melakukan jual-beli sendiri.”Bu, beli cokelat bu.. Bu beli bu..” Seolah ia sedang menyiapkan skrip ketika bertemu dengan Mba Sayur.

15 menit sudah berlalu, akhirnya Mba Sayur yang dinantikan datang. Dari yang Bund pahami dan observasi kecil ini, akan memahami gaya transaksi jual-bei sebatas beli cemilan dan memberikan uang koin. Wah ka, belum aja kamu kenal transaksi belanja online. Hahahaha. Oke baiklah hari ini observasinya segini dulu.