BunSay4 JaTim2 | Game Level 5 | Menstimulasi Anak Suka Membaca | Aliran Sayang

Ternyata saya terlena dengan bacaan sampai menghiraukan tugas, dari membaca untuk kerjaan sampai novel-ing. Begitulah nasib part-time reader kalau lagi mood dikejar sampai dapat.

Mereview kembali masa memancing anak membaca yang dimana pada dasarnya Kakak ini tipikal anak yang lumayan dominan doyan alias suka setiap pagi atau malam pegang buku. Iya meski kadang cuma dipegang aja, bukan dibaca. Etapi sering juga dibuat tumpukan mainan bukan malah dibuka dilihat gambarnya. Hahahaha.

Ingat sekali di hari ke-sembilan kemarin, Kakak justru seperti merasa sedikit jenuh dengan buku, ya mungkin karena sudah bosan 7 buku yang diulang terus selama satu bulan belakangan. Ketemunya dia lagi, kamu lagi wahai buku Kakak. Karena melihat tingkahnya yang mengarah agak bosan, Kakak sering terlihat asik mojok sama papan tulis, spidol atau kapur tulisnya. Iya, malah asik ekplorasi menggambar. Welah dalaaaaaah, beda tema tugas Kaaaaak nanti Bund diketok spidol sama Bu Fasil. Hahahaha.

Jujur saja, periode ini justru menggugah selera Bund-nya yang membaca daripada si anak. Ibarat kata materi ini sekali tembak bisa mengena dua sampai tiga umpan, disuruh menstimulasi anak justru yang terkena Ibu dan Bapaknya. Juaaaraaaaaak! Kamsahamnida.

___________________________________ Terimakasih atas apresiasinya Institut Ibu Profesional:

BADGE DASAR - LV. 5 - MENSTIMULASI ANAK GEMAR MEMBACA

 

BunSay4 JaTim2 | Pra BunSay 4 | Aktualisasi Diri

Menyesal itu pasti belakangan, kalau di depan namanya pendaftaran.

Minggu lalu melirik ke Google Classroom IIP dan melihat hasil tugas Nice Working Home (NHW) di kelas Matrikulasi yang terlihat ngga powerfull ngerjainnya. Dua sampai tiga kali pernah dicolek perwakilan kelas untuk kumpul tugas. Welah dalah, blaasss kelewat tugas iku namanya.

Sebagai tanda permohonan maaf kepada diri, akhirnya di kelas Bunda Sayang niat banget untuk aktifkan ReNew You-nya. Ayo ayo dipake mantranya. Semoga bisa konsisten, meski kadang semangat itu kepentok no signal atau low battery, berbentur anak ngerung nangis, sampe ngantor yang super random.

Meski sebenarnya jurus ReNew You ini kepinginnya jadi Xena di Warrior Princess atau si Gal Gadot di film Wonder Woman. Pada kenyataannya, saya adalah Xena atau Gal Gadot di kerajaan sendiri. Hahahaha.

Perempuan Yang Sedang Dalam “Paguyuban”

Ini dia tugas Pra BunSay terakhir. Sing eliiiing shaaaay, ini masih Pra BunSay loh masih banyak kejutan di depan sana. Okeh, apa tugas kali ini dari Ibu Fasil? Tugas kesayangan adalah membuat kartu nama beserta deskripsi di belakangnya. Embleeeeemnya. 

Langsung berpikir, loh aku iki sopo ya? Dan sekarang tiga jam menuju jam deadline setor tugas masih aja mikir, ayo kerjain.

Ini dia nih, bagian monolognya kalau dapat tugas. Untuk apa ya BunSay mewajibkan setor tugas berupa kartu nama ini sebenarnya? Dan jawab sendiri, tapi bagus juga siy kartu nama ini digunakan untuk mengkerucutkan potensi terbaik dan menjelaskan peranmu, Mbakayu. Bukan hanya ajang pamer titel. Ini mewakili identitas diri di tengah banyaknya aktivitas yang kita lakukan meski berbau domestik atau internasional sebagai perempuan, ibu dan istri.

Ini adalah kartu nama dalam pekerjaan di area internasional yang di dapatkan dari office dan sekarang mestinya sudah berganti menjadi Head of Communications:

07032017_NAMECARD_EDDY07032017_NAMECARD_EDDY

Nah, apa peran kamu disana? Empat tahun belakangan masih berdiri dan terjun langsung sebagai orang di belakang panggung yang tanggung jawabnya tetap di garda terdepan. Saya sebagai central managerial dari lembaga yang saya dan partner bisnis bangun bersama. Siapa partner-nya? Suami sendiri. Memonitoring langsung banyak divisi dari segi management diantaranya back & front office dimulai dari hulu marketing sampai hilir financeNjlimet? Pake jurus relaks tingkat dewa aja, shaaaay.

Beruntungnya karena lembaga sudah menginjakkan kakinya menuju tahun ke-lima, akhirnya mendapatkan Bapak Manager baru yang menggantikan posisi saya. Alhamdulillah. Jadi terhitung 25 Agustus 2018 kemarin saya fiks dan sah mensaklekkan diri sebagai Head of Communications di lembaga. Meski monitoring inti semua divisi tetap saya panggul setidaknya sekarang bisa lebih longgar dari segi waktu dengan keluarga dan duo krucil. Finally, nikmat Tuhan manalagi yang kau dustakan.

Terus bagaimana dengan kamu sebenarnya, Mbakayu? 

anyaenya_kartunama

Ini berawal dari sugesti yang menjadi nyata: Saya Anya, saya adalah pribadi yang aktif dan selalu ingin belajar dan mengejar banyak bab diri yang tertinggal di beberapa tahun belakangan. Lari ayo lari! Sampai saat ini masih mengaktifkan beberapa lini yang mewakili saya banget diantaranya menulis dan woman-preneur. Bisa jadi ke depan, saya melakukan pengembangan diri yang tidak terbatas. Iya, tidak hanya terikat dalam sebuah kartu nama apalagi sebagai manager utama di keluarga.

“Bila kau tak tahan lelahnya belajar, maka kau harus tanggung perihnya kebodohan.” Imam Syafi’i

Saya bersama dengan quote sejuta umat di atas dan memaknai sejuta arti dari kata – kata tersebut. Mengadopsi salah satu judul lagu Payung Teduh : Untuk Perempuan Yang Sedang Dalam Pelukan. Iya, saya Perempuan Yang Sedang Dalam Paguyuban di IIP yang kudu pintar – pintar bagi waktu dan perhatian. Do the best, good luck Anya. And for every single Mommy in the world “Wish you very lucky”. Kecup mandjaaaah.

Intermezo. Ini adalah perjalanan yang melengkapi kartu nama, bisa klik disini Terimakasih.