BunSay#4 JaTim2 | Jumat Hangat Bersama Diah Kurnia

Assalammualaikum Wr.Wb.

Hai Ibu hebatku semua, ditahan dulu ibu-ibu salaman-nya. Saya mau memperkenalkan diri sedikit saja. Saya Diah Kurnia dan perkenalkan nama panggung saya adalah Anya.

Alhamdulillah saya masih heboh bersama keluarga kecil dengan ditemani “Bro Sis Bersaudara” (Alo & Tsabit) dan tentu satu suami. Saya, perempuan rantau yang setelah menikah diboyong suami dari Jakarta ke Pare. Iya Pare, area yang lebih kalem dan entah mengapa lambat laun saya mencintainya.

Ketika Saya Terpanggil

Bertekad menjadi perempuan aktif, kemudian tidak serta membuat saya kebingungan dalam membagi aktivitas domestik dan internasyenel. Separuh hari mengurus kehebohan rumah tangga, selanjutnya mulai berkutat dengan pekerjaan menyenangkan berlabel pengelola sekaligus pemilik lembaga kursus Bahasa Inggris yang sudah dibangun sejak 2014 lalu bersama suami, partner kerja saya. Sekali lagi, segala pekerjaan wajib disugesti “menyenangkan” supaya semangatnya semakin berapi-api  ya, Ibu-ibu.

Memiliki usaha atau panggilan sayang adalah wirausaha dan kekiniannya banyak disebutkan entrepreneur, ternyata tidak melulu berbicara hal komersil yang dapat mendatangkan pundi – pundi beras di dapur. Makin hari hidup tidak boleh se-egois seperti biasanya, Nya. 

Selang berjalannya waktu, saya terketuk untuk membuka peluang beasiswa. Lebih tepatnya ini dimulai sejak 3 (tiga) tahun lalu. Kali ini saya tidak berangkat dari masa lalu untuk sense berbagi, namun saya membawa apa yang saya punya saat ini dan melihat realita di depan mata.

“Jangan tanyakan apa yang Negara berikan kepadamu, tapi tanyakan apa yang kamu berikan kepada Negaramu” John F Kennedy

anyaenya_englishstudio

Sejak awal berdiri English Studio lalu, saya dan tim sudah membuat program Beasiswa bagi siswa yang berkeinginan keras belajar IELTS.

Kesempatan yang dibawa saat ini adalah tahun ke-empat dari  pengalaman membuka peluang Beasiswa. Salah satu yang menjadi momentum adalah pada saat mengisi sebuah workshop bersama tim English Studio di Makassar – Sulawesi Selatan. Melihat begitu banyak anak muda sangat bergairah ingin memperbaiki harapan dan kualitas study-nya dengan belajar Bahasa Inggris tetapi mereka tidak tahu harus mulai darimana.

Spirit echoing-nya begitu kerasa. Dengan menggunakan tools Bahasa Inggris ini nantinya dijadikan sebagai salah satu senjata untuk membidik program Beasiswa Pemerintah. Never underestimated government program, ada beberapa program bagus yang kita perlu melek dan dukung.

Saya benar – benar terketuk, di samping karena pemerintah semakin hari memberikan begitu banyak kesempatan program beasiswa baik dalam dan luar negeri, ini perlu dimanfaatkan secara maksimal oleh anak negeri. Karena rupanya masih banyak juga putra putri daerah yang tidak mengetahui informasi program beasiswa tersebut. Miris, antara masih banyaknya keterbatasan informasi yang masuk kesana atau memang mereka skeptis. Saya selipkan sebuah harap, semoga program Beasiswa Pemerintah bisa sampai di tangan yang tepat.

Virus Re-Generasi

Di dalamnya peserta Beasiswa disini tidak melulu diajarkan teknis belajar, namun saya dan tim juga menyuntikan virus “re-generasi”. Loh, apa tujuannya? Iya ketika kembali ke daerah asal, mereka bisa mengajarkan dan berbagi semangat dan skills Bahasa Inggrisnya di area masing – masing. Yang pada akhirnya, supaya skills Bahasa Inggris bisa menyentuh siapapun, tidak hanya di kota besar saja.

__________________________________________________________

Karena sekarang hanya ini yang saya punya, Ibu – ibu. Jadi, baru bisa berbagi di bidang ini saja. Semoga bisa melakukan pengembangan diri untuk terus bisa berbagi. Yakinilah mimpi positifmu sepenuh hati, sampai pada akhirnya Allah dan semesta ikut membantu menggerakkannya ke arahmu. Aamiin Allahuma Aammin.

Saya yang bangga akan prestasi anak negeri. Tidak banyak yang bisa saya bagi dalam hidup, semoga ini bisa menjadi perpanjangan tangan untuk generasi Indonesia selanjutnya. Saya, Ibu yang juga dalam rangka mensukseskan diri dan keluarga. Terimakasih Ibu Hebat Institute Ibu Profesional atas waktu luangnya.

___________________________________ Terimakasih atas apresiasinya Institut Ibu Profesional:

APRESIASI JUMAT HANGAT - INSTITUT IBU PROFESIONAL
APRESIASI JUMAT HANGAT – INSTITUT IBU PROFESIONAL

BunSay4 JaTim2 | Pra BunSay 4 | Aktualisasi Diri

Menyesal itu pasti belakangan, kalau di depan namanya pendaftaran.

Minggu lalu melirik ke Google Classroom IIP dan melihat hasil tugas Nice Working Home (NHW) di kelas Matrikulasi yang terlihat ngga powerfull ngerjainnya. Dua sampai tiga kali pernah dicolek perwakilan kelas untuk kumpul tugas. Welah dalah, blaasss kelewat tugas iku namanya.

Sebagai tanda permohonan maaf kepada diri, akhirnya di kelas Bunda Sayang niat banget untuk aktifkan ReNew You-nya. Ayo ayo dipake mantranya. Semoga bisa konsisten, meski kadang semangat itu kepentok no signal atau low battery, berbentur anak ngerung nangis, sampe ngantor yang super random.

Meski sebenarnya jurus ReNew You ini kepinginnya jadi Xena di Warrior Princess atau si Gal Gadot di film Wonder Woman. Pada kenyataannya, saya adalah Xena atau Gal Gadot di kerajaan sendiri. Hahahaha.

Perempuan Yang Sedang Dalam “Paguyuban”

Ini dia tugas Pra BunSay terakhir. Sing eliiiing shaaaay, ini masih Pra BunSay loh masih banyak kejutan di depan sana. Okeh, apa tugas kali ini dari Ibu Fasil? Tugas kesayangan adalah membuat kartu nama beserta deskripsi di belakangnya. Embleeeeemnya. 

Langsung berpikir, loh aku iki sopo ya? Dan sekarang tiga jam menuju jam deadline setor tugas masih aja mikir, ayo kerjain.

Ini dia nih, bagian monolognya kalau dapat tugas. Untuk apa ya BunSay mewajibkan setor tugas berupa kartu nama ini sebenarnya? Dan jawab sendiri, tapi bagus juga siy kartu nama ini digunakan untuk mengkerucutkan potensi terbaik dan menjelaskan peranmu, Mbakayu. Bukan hanya ajang pamer titel. Ini mewakili identitas diri di tengah banyaknya aktivitas yang kita lakukan meski berbau domestik atau internasional sebagai perempuan, ibu dan istri.

Ini adalah kartu nama dalam pekerjaan di area internasional yang di dapatkan dari office dan sekarang mestinya sudah berganti menjadi Head of Communications:

07032017_NAMECARD_EDDY07032017_NAMECARD_EDDY

Nah, apa peran kamu disana? Empat tahun belakangan masih berdiri dan terjun langsung sebagai orang di belakang panggung yang tanggung jawabnya tetap di garda terdepan. Saya sebagai central managerial dari lembaga yang saya dan partner bisnis bangun bersama. Siapa partner-nya? Suami sendiri. Memonitoring langsung banyak divisi dari segi management diantaranya back & front office dimulai dari hulu marketing sampai hilir financeNjlimet? Pake jurus relaks tingkat dewa aja, shaaaay.

Beruntungnya karena lembaga sudah menginjakkan kakinya menuju tahun ke-lima, akhirnya mendapatkan Bapak Manager baru yang menggantikan posisi saya. Alhamdulillah. Jadi terhitung 25 Agustus 2018 kemarin saya fiks dan sah mensaklekkan diri sebagai Head of Communications di lembaga. Meski monitoring inti semua divisi tetap saya panggul setidaknya sekarang bisa lebih longgar dari segi waktu dengan keluarga dan duo krucil. Finally, nikmat Tuhan manalagi yang kau dustakan.

Terus bagaimana dengan kamu sebenarnya, Mbakayu? 

anyaenya_kartunama

Ini berawal dari sugesti yang menjadi nyata: Saya Anya, saya adalah pribadi yang aktif dan selalu ingin belajar dan mengejar banyak bab diri yang tertinggal di beberapa tahun belakangan. Lari ayo lari! Sampai saat ini masih mengaktifkan beberapa lini yang mewakili saya banget diantaranya menulis dan woman-preneur. Bisa jadi ke depan, saya melakukan pengembangan diri yang tidak terbatas. Iya, tidak hanya terikat dalam sebuah kartu nama apalagi sebagai manager utama di keluarga.

“Bila kau tak tahan lelahnya belajar, maka kau harus tanggung perihnya kebodohan.” Imam Syafi’i

Saya bersama dengan quote sejuta umat di atas dan memaknai sejuta arti dari kata – kata tersebut. Mengadopsi salah satu judul lagu Payung Teduh : Untuk Perempuan Yang Sedang Dalam Pelukan. Iya, saya Perempuan Yang Sedang Dalam Paguyuban di IIP yang kudu pintar – pintar bagi waktu dan perhatian. Do the best, good luck Anya. And for every single Mommy in the world “Wish you very lucky”. Kecup mandjaaaah.

Intermezo. Ini adalah perjalanan yang melengkapi kartu nama, bisa klik disini Terimakasih.