BunSay4 JaTim2 | Game Level 4 | Memahami Gaya Belajar Anak | Membuat Angka #7

“1,2,3,4…….” Celoteh Kakak sambil menyebutkan deretan angka di papan tulis kecil. Karena saben hari Kakak rajin pegang spidol atau pulpen dan memang seringnya kreatif coret – coret di tembok atau buku. Ok, daripada eyang uti ngomel temboknya mulai berwarna akhirnya inisiatif Bund untuk gercep (gerak cepat) beli papan tulis kecil di Ikea kemarin malam.

Angka di Papan Tulis Anak

Saking tidak sabarnya, Kakak juga ikut membantu Bund unboxing papan tulisnya kemudian dengan cepat ia mengambil spidol yang satu perangkat dengan papan, mencoba membukanya dan taraaaaaaa nyoret – nyoret.

Setelah terpasang dan berdiri kokoh, Bund mencontohkan menulis di papan dengan memegang tangannya ditambah ada spidol dalam genggaman. Meski sebenarnya Kakak hanya bisa membacanya saja belum bisa menuliskan angka, tapi Bund coba. “Ini Ka, kita tulis angka 1 sampai 10 ya. Satu, Dua, Tiiiigaaa…” Begitu sampai seterusnya Bund mencontohkan.

Kakak sangat excited dengan adanya si papan tulis ini, meski sebenarnya cuma bisa coret – coret doang. Yeay! Hari ini Kakak banyak belajar dan eksplorasi dengan spidol dan papan tulis, dari sini Bund membaca gaya belajarnya dengan memaksimalkan slot visual dan auditorinya. Semangat Kakak!

anyaenya.com_bunsay_memahamigayabelajaranak_day6
Masya Allah, tabarakallah. Mari kita menulis alias mencoret – coret di papan tulis.

BunSay4 JaTim2 | Game Level 4 | Memahami Gaya Belajar Anak | Nongkrongin Puzzle Alphabet #2

Karena dalam blue print 1 minggu ini, sengaja si Kakak akan Bund arahkan bermain susun blok, puzzle dan tidak akan jauh dari sana untuk menganalisa minat belajarnya. Karena memang kita tidak bisa langsung memberikan label kepada anak hanya dalam waktu yang sesingkat-singkatnya.

Permainan kali ini dilakukan di atas kereta menuju Jakarta, “Horeey, mudik, mudik, mudik.” Harap dimaklumi bocah perantauan curi start girang kepingin libur duluan.

Puzzle-ing di Kereta

Salah satu trik permainan ini seperti sambil menyelam minum air. Karena berguna mengobservasi gaya belajar Kakak dan sekaligus membuat anak – anak anteng, nyaman di atas kereta. Bund berharap tidak ada kerusuhan yang dapat mengganggu kenyamanan tetangga sebelah. Hahaha.

anyaenya.com_bunsay_memahamigayabelajaranak_day2

Beberapa mainan kesukaan dari mobil – mobil hot wheel mini, papan-papan puzzle, buku cerita sampai satu kantong besar mainan dan cemilan diboyong supaya membuat anak – anak lebih nyaman dalam perjalanan. Sayangnya kasur ngga bisa diboyong sekalian, biar bisa glesor – glesor kalo pegel karena mesti menikmati 12 jam perjalanan Stasiun Kediri ke Stasiun Gambir dengan Gajayana.

“Tidak, oh no salah. Tidak, oh no salah.” celetuk Kakak sambil ngomong sendiri. Lucunya, mungkin karena sudah merasa jago untuk penyusunan puzzle buah – buahan satu ini, Kakak menempatkan gambar puzzle buah seolah ditempat yang salah, tidak sesuai dengan slotnya. Anggur dislot Apel, Strawberry dislot Jeruk. Padahal sebenarnya dia tau posisi yang tepat.

Rupanya, Kakak seolah mencontoh ajaran Bund beberapa waktu lalu ketika salah penempatan slot buah Bund akan memberikan komentar “Oh No, salah diperbaiki, disini disini tempatnya.” Duh, kenapa mencontohnya ketiplek banget ya. Hahahaha.

——————-

Observasi dalam perjalanan kereta hari ini adalah Alhamdulillah, Kakak pintar mengolah kemampuan visualnya, karena mendengarkan intruksi atau arahan dari Bund sebelumnya.

Namun secara keseluruhan, Kakak dominan berhasil mengembangkan kemampuan visualnya dengan gambar buah – buahan. Bund memang punya satu tujuan dengan mengajarkan puzzle ke anak – anak berharap mereka bisa memiliki strategy memecahkan masalah, termasuk sabar dalam mengobservasi mainan daaaaaaaan kepintaran motorik makin hari bisa makin dipoles dengan gerakan untuk meletakkan sesuatu sesuai tempatnya.

Sambil terus berdoa, semoga dalam perjalanan anak – anak tetap anteng.